Gadget

Kamera Baseus PrimeSentinel U2 Pro Gunakan Dua Lensa dan Lampu Pelacak Gerakan

Baseus memperkenalkan PrimeSentinel U2 Pro Outdoor 3K Dual Camera, kamera keamanan pintar yang menggabungkan dua lensa beresolusi 3K dengan lampu sorot bermotor untuk mengikuti pergerakan objek. Produk yang diperkenalkan pada IFA 2026 dan mulai dipasarkan pada Oktober 2026 ini menghadirkan pendekatan berbeda dalam pengawasan rumah. Tidak hanya merekam aktivitas mencurigakan, lampu sorotnya dirancang untuk menerangi orang yang terdeteksi ketika bergerak di sekitar properti. Didukung teknologi kecerdasan buatan, sensor gerak PIR, penglihatan malam berwarna, serta penyimpanan lokal terenkripsi, kamera ini menawarkan solusi keamanan modern bagi pengguna yang menginginkan pemantauan area luar ruangan secara lebih aktif.

Baseus Memperkenalkan Kamera Pengawas dengan Dua Lensa 3K

Baseus kembali memperluas portofolio perangkat pengawasan pintar melalui peluncuran kamera PrimeSentinel U2 Pro. Produk pengawasan tersebut ditujukan bagi pengawasan properti luar ruangan. Tidak seperti perangkat yang hanya merekam kejadian, kamera tersebut dibekali cahaya terarah yang mengikuti objek. Konsep keamanan ini bertujuan memberikan respons visual terhadap pergerakan. Dengan demikian, kamera tidak hanya menyediakan rekaman kejadian.

Kamera terbaru Baseus tersebut sebelumnya diperkenalkan dalam pameran teknologi IFA 2026 sebelum memasuki tahap pemasaran pada Oktober. Salah satu keunggulannya adalah sistem pencitraan ganda yang sama-sama mendukung 3K. Perpaduan perangkat optik tersebut memberikan sudut pandang yang lebih fleksibel. Untuk pengelola properti, kemampuan memantau beberapa bagian area dapat mengurangi keterbatasan kamera tunggal. Walaupun cakupannya menarik, penempatan kamera masih menentukan efektivitas pemantauan.

Dua Kamera 3K Mendukung Pengawasan Area Tetap dan Bergerak

Rancangan optik pada produk ini memadukan pengawasan konstan dengan pemantauan yang dapat bergerak. Kamera utama menghasilkan rekaman pada kelas resolusi 3K dengan bidang penglihatan hingga 130 derajat. Lensa bagian atas tersebut juga mendukung zoom digital 8x. Peran kamera tetap ini adalah memantau area yang telah ditentukan, seperti halaman depan bangunan. Dengan sudut pengawasan yang tetap, lokasi utama tetap berada dalam pengamatan.

Untuk unit kedua, kamera PTZ berada pada bagian bawah perangkat. Unit pencitraan kedua ini menggunakan sensor pencitraan berkelas 3K dan mendukung putaran horizontal hingga 360 derajat. Tidak hanya mampu berputar, unit tersebut memiliki fungsi kemiringan dan zoom. Kemampuan pengendalian gerak memungkinkan pemantauan area yang lebih dinamis. Sebagai contoh, ketika orang bergerak di dekat pagar, kamera bermotor dapat menyesuaikan arah pengamatan. Walaupun menawarkan gerakan luas, halangan fisik tetap dapat membatasi visibilitas kamera.

Lampu Sorot Bermotor Mengikuti Pergerakan Orang secara Otomatis

Kemampuan paling menarik PrimeSentinel U2 Pro adalah spotlight bermotor dengan pelacakan objek. Dibandingkan sorotan lampu tetap, lampu menghasilkan berkas cahaya terfokus. Saat kamera mengenali keberadaan orang, lampu dapat mengikuti pergerakannya. Teknologi tersebut menggunakan sepasang sensor PIR yang bekerja bersama sistem identifikasi kecerdasan buatan. Berkat sistem deteksi tersebut, kamera berusaha membedakan pergerakan yang relevan.

Dalam informasi teknis yang disampaikan produsen, pelacakan manusia didukung dalam rentang 3 sampai 8 meter. Dalam skenario yang memenuhi persyaratan, orang bergerak sekitar 1,8 meter per detik dapat diikuti. Baseus turut mengungkapkan kemampuan mengikuti kendaraan hingga sekitar 30 kilometer per jam pada kondisi pengamatan yang mendukung. Kemampuan mengikuti target ini tidak menjamin mampu menghentikan penyusup, tetapi dapat menambah efek pencegahan secara visual.

Baseus U2 Pro Membedakan Manusia Hewan dan Kendaraan

Di samping menawarkan sorotan aktif, PrimeSentinel U2 Pro menghadirkan fitur perekaman malam dengan warna. Fitur pemantauan malam ini ditujukan untuk meningkatkan informasi dalam kondisi cahaya rendah. Lampu sorot terarah berpotensi memperjelas tampilan target. Sebagai contoh, detail objek di sekitar properti mungkin lebih mudah diamati. Meski demikian, ketajaman rekaman tidak selalu sama pada setiap situasi. Karena itu, kemampuan identifikasi tetap memiliki keterbatasan praktis.

Kemampuan kecerdasan buatan perangkat berupaya mengklasifikasikan objek yang terdeteksi. Melalui kemampuan pengenalan objek, notifikasi dapat dibuat lebih relevan. Dalam kondisi sehari-hari, pergerakan ranting tertiup angin berpotensi disaring sebagai aktivitas yang kurang relevan. Tidak hanya itu, layanan AI tambahan dapat membantu menjelaskan peristiwa, termasuk kejadian tertentu yang teramati kamera. Perlu diketahui, sejumlah kemampuan AI tambahan memiliki ketentuan berbayar. Pengguna sebaiknya memeriksa fungsi mana yang tersedia tanpa biaya tambahan.

Kamera Nirkabel Baseus Menggunakan Tenaga Surya untuk Pengisian Tambahan

Dari sisi sumber daya, PrimeSentinel U2 Pro dibekali baterai internal sebesar 7.800mAh. Menurut klaim perusahaan, baterai dapat bertahan hingga 150 hari pada pengaturan penggunaan yang sesuai. Perkiraan daya tahan ini bergantung pada frekuensi perekaman dan pelacakan. Pada instalasi di area ramai, perangkat yang berulang kali menyalakan spotlight mungkin memiliki masa pakai lebih singkat. Oleh sebab itu, perkiraan daya tahan perlu disesuaikan dengan penggunaan.

Untuk membantu menjaga pasokan energi, Baseus membekali paket dengan panel solar 3W. Panel tersebut dirancang agar dapat menerima sinar matahari pada posisi yang sesuai. Dalam klaim pengisian daya, paparan matahari sekitar 40 menit dapat menghasilkan energi untuk satu hari pemakaian pada kondisi yang memenuhi persyaratan pengujian. Ketika perangkat dipasang di rumah, produksi energi dipengaruhi cuaca dan arah panel. Dengan alasan tersebut, panel sebaiknya ditempatkan di area yang menerima sinar matahari memadai.

Penyimpanan Lokal dan Harga Baseus PrimeSentinel U2 Pro

Untuk menyimpan rekaman, PrimeSentinel U2 Pro mendukung kartu microSD hingga 512GB. Rekaman yang dipicu gerakan tersimpan melalui kartu memori yang terpasang. Baseus juga menyebutkan, dukungan enkripsi AES dan RSA untuk melindungi data yang tersimpan. Pendekatan tersebut membantu mengurangi ketergantungan pada layanan video daring. Meski demikian, perlindungan kata sandi masih sangat diperlukan. Dengan demikian, penggunaan autentikasi yang kuat tetap perlu dilakukan dengan disiplin.

Di samping mendukung kartu memori, kamera dilengkapi mikrofon serta speaker. Fungsi interkom ini membantu pengguna menyampaikan pesan dari jarak jauh. Fasilitas keamanan lainnya mencakup fitur peringatan melalui bunyi dan rating ketahanan lingkungan IP65. Dengan menggunakan perangkat lunak pendamping, pengguna dapat memeriksa rekaman dari jarak jauh. Kamera ini juga mendukung Amazon Alexa dan Google Home untuk melihat tayangan langsung pada perangkat yang sesuai. Dalam penawaran global, Baseus mengumumkan banderol sekitar 269,99 dolar Amerika Serikat dan banderol Eropa sebesar 269,99 euro, sementara ketersediaan resmi di Indonesia belum dapat dipastikan.

Kamera Dual Lens dengan Spotlight Tracking Menjadi Inovasi Keamanan Pintar

Pengembangan perangkat pengawasan PrimeSentinel U2 Pro membawa pendekatan berbeda dalam industri kamera pengawas outdoor. Dengan kombinasi lensa tetap dan PTZ, pengguna memperoleh pilihan sudut pengawasan lebih luas. Lampu sorot bermotor menjadi keunggulan utama perangkat. Sementara itu, penglihatan malam berwarna mendukung fungsi keamanan tambahan. Rancangan pemasangan nirkabel juga memberikan pilihan instalasi yang lebih praktis. Meski demikian, pengguna perlu mempertimbangkan pengamanan pintu dan akses properti. Bagaimana pendapat Anda, apakah sistem keamanan rumah berbasis AI akan membantu meningkatkan rasa aman dalam penggunaan sehari-hari?

Related Articles

Back to top button